Pesan Dibalik Lomba Dongeng Melayu Jambi

SMP Negeri 7 Kota Jambi yang dikenal dengan Spenjoe telah menginjak usia ke-38. Dalam perayaan ulang tahunnya, pelbagai kegiatan lomba untuk tingkat SMP se-Kota Jambi dilaksanakan. Salah satunya adalah lomba dongeng Melayu Jambi. Diharapkan dengan lomba ini akan memacu anak-anak Negeri Sepucuk Jambi Sembilan Lurah ini makin mencintai daerahnya

dan bangga menjadi bagian dari warga Jambi, khususnya dalam penggunaan Bahasa Melayu Jambi.

“Anak-anak pelajar khususnya di Jambi, relatif masih kurang mengerti dan juga enggan untuk mengetahui bahasa daerah terutama Bahasa Melayu Jambi. Perlu ada pembelajaran dengan mengajarkan kepada anak-anak untuk mengetahui bahasa daerah, khususnya Bahasa Melayu Jambi,” ungkap Budiyanto, Kepala SMP Negeri 7 Kota Jambi.

Atas dasar inilah pihak sekolah menjadikan hal itu sebagai ide bagi pelengkap lomba untuk mengadakan Lomba Dongeng Melayu Jambi agar para siswa secara langsung mengetahui Bahasa Melayu Jambi. “Lomba Dongeng Melayu Jambi lah, yang kita laksanakan secara khusus, untuk memberikan siswa-siswi sebuah pelajaran agar tergerak hati mereka mempelajari bahasa Melayu Jambi,” ujarnya.

Sebagai warga Jambi khususnya, tidak ada salahnya memang, untuk mengetahui dan mempelajari Bahasa Melayu Jambi agar tidak lupa juga tentang bahasa daerah. “Kita tahu bahwa bahasa luar (baca:asing) sudah hampir menenggelamkan bahasa daerah, kita tidak boleh membiarkan bahasa daerah dilupakan, apalagi bahasa Melayu Jambi, karena kita tinggal di Jambi,” tuturnya.

(Sumber: JambiOne, 17 Januari 2015)

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *