SMPN 7 Tandatangani MoU Sister School

Program SMPN 7 Kota Jambi agar dalam tahun ini bisa merealisasikan sister school dan ISO sudah menampakkan hasil. Hal tersebut dikarenakan pada Rabu 22 Juni 2011 lalu Kepala SMPN 7 Kota Jambi menandatangani Mou bersama Kepala Newton Moore Senior High School, Perth, Australia, Susan Kerr.

Padahal program ini sister school sangat sulit merealisasikannya, karena beberapa sekolah RSBI terkendala dengan syarat memiliki sister school. Tetapi dengan adanya MoU sister school antara SMPN 7 dengan Newton Moore Senior High School Australia, maka tugas berat tersebut sudah mulai mudah.

“Saya atas nama SMPN 7 sudah melaksanakan penandatanganan MoU bersama Newton Moore Senior High School, Australia dalam rangka merealisasikan sister school bagi SMPN 7. Mereka sangat welcome dan sekarang kita sudah menindaklanjutinya dengan pertukaran informasi melalio website,” sebut Kepala SMPN 7 Jambi, Syahrial Thaib, SPd, MPd.

Dengan adanya MoU ini, maka SMPN 7 diakui Syahrial akan melaksanakan pertukaran siswa, guru, budaya serta kultur bersama Newton Moore Senior High School, Australia. Semua ini merupakan bagian penting tindak lanjut dari MoU sister school yang sudah ditandatangi kedua sekolah.

“Yang jelas atas nama sekolah, saya mengucapkan terima kasih atas bantuan komite dan orangtua siswa SMPN 7, karena untuk mendapatkan sister school ini sangat sulit dan dananya cukup besar. Berkat dukungan komite dan orangtua kegiatan sister school ini bisa terlaksana,” jelas Syahrial.

Tetapi Syahrial mengakui bahwa pihaknya tetap meminta dukungan kepada pemerintah pusat dan daerah terkait proses pertukaran siswa, guru dan budaya dengan Newton Moore Senior High School, Australia. Pihaknya ingin merealisasikan SMPN 7 dari RSBI menjadi SBI dan menjaga kebanggaan Jambi.

“Makanya dengan adanya sister school ini kita terus mengejar bola untuk tidak terlambat lagi, karena 2 tantangan terbesar sister school dan ISO sudah mulai dilaksanakan. Jadi harapan kita kedepan untuk SMPN 7 betul-betul bisa mewujudkan implementasi program pemerintah tentang pendidikan berkualitas,” bebernya.

Diakui Syahrial, penunjukkan SMPN 7 menjadi RSBI oleh Direktorat bukan permintaan, tetapi melalui penilaian dan Direktorat menganggap SMPN 7 layak. Tetapi kita dihadapkan tantangan besar, terutama mengadopsi program internasional dan saat ini jumlah guru 20 persen berstatus S2 sedang dikejar.

“Kita juga terus meningkatkan prestasi siswa kita, terutama ditingkat nasional dan internasional. Kita harap siswa yang baru saja diterima ini bisa berprestasi akademik maupun non akademik. Kalau kita tidak punya target dari sekarang, maka kita akan dikejar oleh waktu yang sudah dekat akan monitoring evaluasi,” akunya.

Pada kesempatan itu juga Syahrial juga menjelaskan bahwa SMPN 7 baru memasuki tahun ketiga menyandang RSBI. Sementara pemerintah mempersiapkan RSI itu selama 6 tahun dan pada tahun keempat akan monitoring evaluasi dengan kerangka penilaian yang sudah dipersiapkan Direktorat.
“Pokoknya target kita tahun 4 SMPN 7 siap menjadi SBI. Kita bersyukur dibangun gedung yang megah dari Pemerintah Provinsi Jambi, serta didukung Pemkot Jambi juga luar biasa. Menjelang monitoring evaluasi kita akan siap jadi SBI, kita minta dukungan semua pihak termasuk komite dan orangtya agar ini bisa berhasil,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *